Ayam Pheasant

Jenis Ayam Ringneck Pheasant (Ayam Berkalung) – Merupakan salah satu kekayaan alam Vietnam, berkembang biak daerah hutan tropis yang dekat dengan pemukimam penduduk. Jumlahnya kian menyusut sejalan dengan situasi 25 tahun terakhir ini hingga tidak memungkinkan untuk berkembang biak dengan sempurna.

Ciri-ciri Ayam Pheasant (Ayam Berkalung),
a. Pejantan:

  • Berat rata-rata 3 kg.
  • Bentuk kepala bulat dan besar.
  • Paruh pendek, besar, berwarna kuning gading.
  • Mata besar berwarna kuning.
  • Wajah bertopeng warna merah merona.
  • Pial kecil, warnanya merah merona juga.
  • Bulu kepala kecil-kecil lembut, berwarna hitam kebiru-biruan.
  • Bulu hias pada leher kecil-kecil, pendek, berwarna biru menyala.
  • Di bagian leher terdapat bulu berwarna putih, melingkari leher bagaikan sebuah kalung.
  • Bulu hias pada punggung Ayam Pheasant berwarna coklat bergaris-garis hitam dan setiap ujung bulu berkontur kuning.
  • Bulu dada, badan sebelah bawah, paha dan pinggang berwarna coklat tembaga, pada setiap ujung bulu berkontur tebal warna hitam.
  • Pada bagian paha pertumbuhan bulu sangat lebat hingga memberi kesan gemuk pendek.
  • Sayap pendek, menempel ketat pada badan, berbendera bulu warna putih pada pangkal sayap dan semakin keujung berubah menja kuning, coklat lalu abu-abu.
  • Ekor panjang, kaku, lurus, warna coklat keabu-abuan dan bergaris garis melintang warna hitam dari pangkal keujung bulu ekor.
  • Kaki besar dan pendek, di bagian belakang bersisik kecil teratur rapat sedang di bagian depan sisiknya besar-besar, kasar dan bersudut, berwarna abu-abu.
  • Jari-jari kaki panjang, besar, sisiknya besar-besar, berwarna abu-ab gelap.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu.
  • Kuku besar, runcing, melengkung, berwarna abu-abu bergaris hitam di tengahnya.
  • Taji kecil, pendek dan runcing sekali, warna hitam kusam.

b. Betina:

  • Bobot betina Ayam Pheasant rata-rata 2,5 kg.
  • Bentuk kepala membulat.
  • Mata berwarna kuning.
  • Paruh pendek, besar, warnanya abu-abu dan berujung kuning pucat.
  • Bulu pada wajah dan dagu berwarna putih.
  • Bulu kepala kuning pucat berbintik-bintik coklat.
  • Bulu dada dan badan sebelah bawah berwarna putih kecoklat-coklatan.
  • Bulu punggung, pinggang dan sayap berwarna putih kecoklat-coklatan dengan setiap ujung bulu berkontur merata warna coklat.
  • Sayap pendek, kaku, menempel ketat pada badan.
  • Ekor panjang dan lurus hingga terseret di tanah, bertangkai bulu kaku dan keras, daun bulu di bagian pangkal berwarna kuning pucat, mulai pertengahan hingga ke ujung bulu berwarna coklat bergaris-garis hitam arah melintang.
  • Kaki kecil, pendek, bulat, bersisik kecil-kecil teratur rapat, warna abu-abu.
  • Jari-jari kaki besar dan panjang, warna abu-abu gelap.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu pucat.
  • Kuku besar, runcing, melengkung, warna putih tulang.
  • Bertelur paling banyak hanya 12 butir per periode.

c. Telur:

  • Bentuk telur Ayam Pheasant oval, berukuran besar, warna coklat muda.
  • Setelah dierami induknya selama 21 hari, akan menetas dengan bulu
  • kapas warna kuning belang coklat.

Kunjungi juga Ciri-ciri dan Jenis Ayam Kate (Ayam Katai)

This entry was posted in Peternakan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *