ayam kate sutera

1. Ayam Katai Sutera
Pada mulanya dikembangbiakan oleh para petemak di Inggris untuk iayani konsumen penggemar ayam hias di Eropa.

a. Pejantan:

  • Bobot rata-rata hanya 800 gram.
  • Bentuk kepalanya oval membulat ke atas dan ditumbuhi bulu halus yang sangat lebat.
  • Paruhnya kecil, pendek dan lebar, berwarna kuning jerami.
  • Matanya berwarna merah, melotot, tersembunyi di antara bulu-bulu kepala.
  • Jengger sumpel, berwarna merah segar, berukuran kecil.
  • Pial sepasang, kecil, berwarna putih belang ungu.
  • Seluruh bulu berwarna putih bersih, kecil-kecil dan lembut bagai sutera.
  • Bulu ekor mencuat ke atas dan bentuknya mengembang.
  • Ruas kakinya pendek, tertutup bulu-bulu halus yang sangat lebat.
  • Jari-jari kaki tidak kelihatan, berwarna abu-abu kehitam-hitaman.
  • Kuku-kukunya kecil, melengkung, berwarna putih tulang.
  • Telapak kakinya halus, berwarna putih keabu-abuan.
  • Tajinya kecil, pendek, berwarna putih tanduk.
  • Suara kokoknya agak besar dan pendek.
  • Day a seksualnya termasuk rendah.

b. Betina:

  • Jengger sumpel, berwarna merah segar, berukuran kecil.
  • Pial sepasang, kecil, menggantung di bawah rahang, berwarna merah segar.
  • Cuping telinga kecil, berwarna merah kecoklat-coklatan.
  • Mata kelihatan melotot, berwarna merah. Paruh berwarna kuning jerami, kecil, pendek, lebar.
  • Berat kira-kira hanya 650 gram.
  • Bentuk kepala oval, membulat ke atas, penuh bulu halus.
  • Seluruh bulu berwarna putih bersih, kecil dan lembut.
  • Bulu ekor mengembang, mencuat ke atas.
  • Ruas kaki sangat pendek, penuh ditumbuhi bulu halus.
  • Jari-jari kaki beruas-ruas pendek, warnanya abu-abu kehitam-hitam¬an tertutup oleh bulu kecil-kecil lembut dan lebat.
  • Telapak kakinya halus, berwarna abu-abu muda.
  • Kuku-kukunya kecil, runcing dan agak melengkung, berwarna putih tulang.
  • Mampu bertelur sampai 14 butir per periode, namum kebanyakan tak terbuahi dengan sempurna, sehingga yang menetas hanya separuhnya saja.

c. Telur:

  • Berbentuk oval memanjang, warnanya putih jernih.
  • Setelah dierami selama 21 hari akan menetas, berbulu kapas warna putih kekuning-kuningan.
  • Anakan sangat peka terhadap perubahan cuaca yang mendadak

2. Katai Cemani
a. Pejantan:

  • Berat kira-kira hanya 650 gram.
  • Kepala berbentuk oval membulat.
  • Jengger bilah, berukuran kecil, berwarna hitam kusam bergerigi 5 buah kecil-kecil.
  • Pial sepasang, menggantung di bawah rahang, warnanya hitam kusam.
  • Cuping telinga berwarna hitam kusam berbintik-bintik merah.
  • Paruh kecil, pendek, berwarna hitam kusam dengan ujung abu-abu mengkilap.
  • Mata agak melotot, berwarna hitam berbinar-binar.
  • Lidah, langit-langit dan tenggorokannya berwarna hitam keabu-abuan.
  • Kulitnya berjaringan halus dan dagingnya berwarna hitam.
  • Kloakanya berwarna hitam pekat agak basah.
  • Tulangnya hitam mengkilap.
  • Darahnya pun berwarna merah kehitam-hitaman.
  • Ruas kaki dan jari-jari kaki pendek, dengan sisik-sisik kecil teratur rapat, berwarna hitam mengkilap.
  • Kuku kecil, panjang ujung melengkung berwarna hitam mengkilap.
  • Telapak kaki berjaringan halus, berwarna abu-abu kehitam-hitaman.
  • Tajinya kecil, panjang berwarna hitam kusam.
  • Kokoknya keras dan meninggi di ujung suara.
  • Daya seksualnya termasuk tinggi.

b. Betina:

  • Paling berat hanya 525 gram.
  • Bulu di bagian kepala mengembang, demikian pun bulu di bagian badan sebelah bawah.
  • Seluruh bulu berwarna hitam kusam.
  • Bulu sayap pendek, menempel ketat pada badan.
  • Bulu ekor mengembang.
  • Ciri-ciri lain sama dengan pejantan, hanya saja bentuknya lebih kecil dan lebih pendek.
  • Bertelur paling banyak 10 butir per periode, dengan kemungkinan menetas kira-kira 60%.
  • Induknya rajin mengeram dan sangat sayang terhadap anak-anaknya.

c. Telur:

  • Berukuran kecil, bentuknya oval memanjang, berwarna putih opaque.
  • Setelah 21 hari dierami induknya, akan menetas dengan bulu kapas berwarna abu-abu berbelang-belang hitam.

3. Ayam Katai Nanking
a. Pejantan:

  • Bobot rata-rata 1 kg.
  • Kepala berukuran sedang, bentuknya membulat.
  • Jengger mawar, berwarna merah.
  • Mata berwarna merah.
  • Paruh kecil dan pendek, melengkung pada ujungnya, berwarna kuning jerami.
  • Pial sepasang, besar, menggantung di kedua rahangnya berwarna merah. 9 Cuping teling besar, warnanya merah.
  • Bulu hias pada leher kecil, runcing, lebat, berwarna kuning ke-emasan.
  • Bulu hias pada punggung berwarna kuning keemasan dan setiap ujungnya berwarna putih.
  • Bulu hias pada pinggang besar-besar, panjang, warnanya kuning keemasan bergaris-garis merah darah dan setiap ujung bulu berwarna putih.
  • Bulu dada, badan sebelah bawah dan paha berwarna putih belang-belang coklat.
  • Sayap menggantung, warna abu-abu kecoklat-coklatan, pada pangkal sayap bulu penutupnya berwarna kuning bergaris-garis coklat dan ujung sayap warnanya putih.
  • Bulu ekor besar-besar, mengembang keatas, warnanya hitam meng-kilap dan setiap ujung bulu berwarna putih.
  • Yang istimewa adalah kaki dan jari-jari kakinya tertutup oleh bulu lembut seperti pada paha, bahkan pada daerah tumit bulunya tumbuh kaku dan berdaun lebar, berwarna putih berbintik-bintik coklat dan abu-abu seperti di pangkal sayap hingga jari-jari kaki tidak nampak dan untuk berjalan pun kelihatan sulit.
  • Telapak kaki berjaringan halus berwarna abu-abu pucat.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung dan runcing, warnanya putih tulang.
  • Taji kecil, panjang, melengkung kedalam dan berujung tumpul, ber-warna putih tanduk.
  • Suara kokoknya tidak keras dan berinterval panjang.

b. Betina:

  • Bobot rata-rata 0,8 kg.
  • Kepala berukuran sedang, bentuknya bulat.
  • Paruh kecil, pendek, agak melengkung, warnanya kuning jerami.
  • Mata kuning kemerah-merahan.
  • Jengger mawar, kecil, berwarna merah pucat.
  • Pial sepasang, kecil, warnanya merah.
  • Cuping telinga kecil, warna putih berbintik-bintik merah.
  • Seluruh bulu berwarna satu macam, yakni hitam, hitam belang-belang putih, coklat belang-belang putih atau putih belang-belang hitam.
  • Sayap menggantung.
  • Bulu ekor menyempit pada ujugnya.
  • Kaki ditumbuhi bulu seperti di paha.
  • Jari-jari kaki tertutup bulu kecil-kecil dan lembut.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu pucat.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung dan runcing, warna putih tulang.
  • Bertelur paling banyak hanya 8 butir perperiode.

c. Telur:

  • Berukuran kecil, bentuknya oval, warna putih.
  • Setelah 21 hari dierami induknya, akan menetas dengan bulu kapas warna kuning pucat belang-belang coklat.

4. Ayam Katai Cochin
a. Pejantan:

  • Berat rata-rata 1,2 kg.
  • Kepala berbentuk oval, berukuran sedang.
  • Mata berwarna kuning.
  • Paruh kecil dan pendek, warna kuning jerami.
  • Keistimewaannya terletak pada jengger yang berwarna merah segar, berbentuk mawar sangat besar, menutup paruhnya hingga kepala sulit untuk tengadah (kalau dalam wayang kulit dinamakan buto terong).
  • Pial sepasang, besar, menggantung di bawah rahang, warna merah.
  • Cuping telinga besar berwarna putih berbintik-bintik kuning cerah.
  • Bulu hias pada leher kecil-kecil, panjang hingga menutup punggung dan pangkal sayap, warna putih bersih.
  • Bulu hias pada pinggang besar-besar, panjang, menjurai hingga ke-lututnya, berwarna putih bergaris-garis coklat kehitaman-hitaman.
  • Bulu dada dan badan sebelah bawah berwarna hitam.
  • Sayap menggantung, warnanya hitam mengkilap.
  • Bulu ekor pokok melengkung keatas dengan warna hitam mengkilap.
  • Kaki besar, pendek dengan sisik besar, berwarna kuning jerami.
  • Jari-jari kaki pendek, kokoh untuk mencengkeram dahan, warna kuning jerami.
  • Kuku kecil, panjang dan runcing, warna putih tulang.
  • Telapak kaki berwarna kuning pucat.
  • Taji kecil, pendek dan lurus, warnanya putih tanduk.
  • Jarang sekali berkokok dan suaranya tidak keras.

b. Betina:

  • Berat rata-rata hanya 0,8 kg.
  • Bentuk kepala bulat, berukuran sedang.
  • Mata berwarna kuning.
  • Paruh kecil dan pendek, warna kuning jerami.
  • Jengger sumpel, kecil, berwarna merah kekuning-kuningan.
  • Pial sepasang, kecil, warna merah segar.
  • Cuping telinga kecil warna kuning berbintik-bintik putih.
  • Seluruh bulu berwarna coklat berbintik-bintik kuning, kuning tem-baga bergaris-garis coklat tua atau putih.
  • Sayap menggantung.
  • Bulu ekor menyempit pada ujungnya.
  • Kaki kecil, pendek, bersisik besar teratur, warna kuning jerami.
  • Jari-jari kaki pendek, bersisik warna kuning jerami.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna kuning pucat.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung ujungnya, runcing, warna putih.
  • Bertelur rata-rata 10 butir perperiode.
  • Daya eramnya baik dan sangat sayang pada anak-anaknya.

c. Telur:

  • Bentuknya oval, berukuran kecil, warna putih opaque.
  • Setelah dierami induknya selama 21 hari, akan menetas dengan bulu
  • kapas warna kuning pucat belang-belang coklat.

5. Ayam Katai Kapas India
a. Pejantan:

  • Bobot rata-rata 1.4 kg.
  • Kepala berukuran besar, bentuknya bulat.
  • Mata berwarna hitam.
  • Jengger mawar, besar, berwarna merah darah.
  • Pial sepasang, besar, menggantung di bawah rahang, berwarna me¬rah darah.
  • Cuping telinga besar, warnanya merah darah juga.
  • Paruh besar, pendek, warna putih tulang.
  • Bulu seluruhnya berwarna putih bersih, hitam kusam, atau coklat tembaga, kecil-kecil dan lembut bagaikan kapas.
  • Bulu ekor pokok melengkung keatas dan pendek.
  • Sayap menggantung hingga menutupi paha.
  • Kaki dan jari-jari kaki berwarna abu-abu gelap tertutup oleh bulu kecil-kecil, lembut dan sangat lebat hingga menyapu tanah.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung ujungnya, runcing, berwarna putih tulang.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu pucat.
  • Taji besar, panjang, melengkung keatas dan sangat runcing, war-nanya putih tanduk.
  • Berkokok sangat keras dengan interval panjang.

b. Betina:

  • Berat rata-rata 0,8 kg.
  • Kepala berbentuk bulat. berukuran sedang.
  • Mata berwarna hitam.
  • Jengger sumpel, kecil, warna merah kehitam-hitaman.
  • Pial sepasang, kecil sekali, warna ungu tua.
  • Cuping telinga kecil, warna ungu kehitam-hitaman.
  • Paruh kecil, pendek, warna putih tanduk.
  • Seluruh bulu kecil-kecil lembut bagaikan kapas, berwarna putih bersih, kuning tembaga, atau hitam kusam.
  • Kaki dan jari-jari kaki berwarna abu-abu gelap dan tak kelihatan karena tertutup oleh bulu-bulu lebat hingga menyapu tanah.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu pucat.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung dan runcing, berwarna putih tanduk.
  • Bertelur paling banyak 12 butir perperiode.
  • Rajin mengeram dan sangat sayang pada anak-anaknya.

c. Telur:

  • Bentuk oval, berukuran sedang, warna putih opaque.
  • Dierami induk selama 21 hari, menetas dengan bulu kapas warna kuning pucat atau abu-abu pucat.

 

This entry was posted in Peternakan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *