Tentang Aku

Aku dan Anak-anakSingle Mom atau bahasa Indonesia-nya Ibu Tunggal. That’s me. Not by choice, tapi karena by force. Aku gak pernah ingin dan memilih menjadi orang tua tunggal, tetapi jika perjalanan hidup yang harus aku jalani adalah sebagai orang tua tunggal, aku tetap bisa menerima kok. Karena memang tidak ada pilihan lain selain berdamai dengan cobaan (*tapi bukan berarti gak berusaha memperbaiki keadaan).

Sembari memperbaiki keadaan, tentunya harus memperbaiki diri juga. Faktanya, hari ini aku mulai menikmati kenyataan ini. Bahkan, seiring berjalannya waktu aku justru menjadi pribadi yang lebih kuat. Bagaimana tidak kuat? Aku harus bisa menjadi supir pribadi, tutor mata pelajaran sekolah, koki, teman, manager, petugas kebersihan dan laundry, serta menjadi Ayah sekaligus Ibu. Berat? Tidak juga. Sulit? Mmm….iya, sih. Tapi meski tertatih, tetap bisa dijalankan hingga hari ini. Oh, jadi orang tua tunggal gak berat ya? Berat, pasti. Beratnya adalah, disaat anak-anakku menanyakan tentang Ayah mereka atau menyampaikan kesedihan mereka karena tidak memiliki Ayah seperti teman-temannya yang punya Ayah. Setiap kali mereka menyampaikan perasaan itulah yang menjadi saat paling berat sebagai seorang Ibu.

Sorot mata kesedihan dan kerinduan akan sosok Ayah yang membuat hati menjadi hancur, sehancur-hancurnya. Aku tak bisa berbuat apa-apa selain meminta maaf dan memeluk mereka lalu mengatakan, “Maafkan Mama ya. Tapi Mama janji, kita akan baik-baik saja. Mama sayang kalian semua. I love you”. Lalu mereka memelukku kembali, sembari mengatakan, “I love Mama, juga”.

Anak-anakku…mereka hadiah terindah bagiku, mereka sayap-sayapku, yang mampu membawaku serasa terbang ke surga disaat paling berat dan menyedihkan sekalipun.

Aku harap Tuhan memaklumi dan memaafkan definisiku mengenai surga. Jalan menuju surga bagiku adalah anak-anakku. Berbuat yang terbaik bagi mereka dan InsyaAllah..bisa menjadi Ibu terbaik bagi mereka adalah caraku mencapai surga.

Apakah saya tidak bahagia? Tentu saya bahagia. Karena bagiku, perjalanan paling membahagiakan adalah menjadi Ibu.

Comments are closed.