Pengaruh Berat Badan & BMI Terhadap Kesuburan Pria dan Wanita – Ada begitu banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika mencoba untuk hamil dan memiliki anak.

Pengaruh Berat Badan & BMI Terhadap Kesuburan Pria dan Wanita

Satu hal yang Anda harus bicarakan dengan dokter atau special infertilitas Anda adalah bagaimana berat badan, gaya hidup dan diet Anda yang dapat mempengaruhi peluang Anda untuk hamil. Jika Body Mass Index (BMI) Anda terlalu tinggi atau terlalu rendah, maka besar pengaruhnya pada kesuburan Anda. Continue reading

Posted in Kesehatan | Leave a comment

Ayam Pheasant

Jenis Ayam Ringneck Pheasant (Ayam Berkalung) – Merupakan salah satu kekayaan alam Vietnam, berkembang biak daerah hutan tropis yang dekat dengan pemukimam penduduk. Jumlahnya kian menyusut sejalan dengan situasi 25 tahun terakhir ini hingga tidak memungkinkan untuk berkembang biak dengan sempurna.

Ciri-ciri Ayam Pheasant (Ayam Berkalung),
a. Pejantan:

  • Berat rata-rata 3 kg.
  • Bentuk kepala bulat dan besar.
  • Paruh pendek, besar, berwarna kuning gading.
  • Mata besar berwarna kuning.
  • Wajah bertopeng warna merah merona.
  • Pial kecil, warnanya merah merona juga.
  • Bulu kepala kecil-kecil lembut, berwarna hitam kebiru-biruan.
  • Bulu hias pada leher kecil-kecil, pendek, berwarna biru menyala.
  • Di bagian leher terdapat bulu berwarna putih, melingkari leher bagaikan sebuah kalung.
  • Bulu hias pada punggung Ayam Pheasant berwarna coklat bergaris-garis hitam dan setiap ujung bulu berkontur kuning.
  • Bulu dada, badan sebelah bawah, paha dan pinggang berwarna coklat tembaga, pada setiap ujung bulu berkontur tebal warna hitam.
  • Pada bagian paha pertumbuhan bulu sangat lebat hingga memberi kesan gemuk pendek.
  • Sayap pendek, menempel ketat pada badan, berbendera bulu warna putih pada pangkal sayap dan semakin keujung berubah menja kuning, coklat lalu abu-abu.
  • Ekor panjang, kaku, lurus, warna coklat keabu-abuan dan bergaris garis melintang warna hitam dari pangkal keujung bulu ekor.
  • Kaki besar dan pendek, di bagian belakang bersisik kecil teratur rapat sedang di bagian depan sisiknya besar-besar, kasar dan bersudut, berwarna abu-abu.
  • Jari-jari kaki panjang, besar, sisiknya besar-besar, berwarna abu-ab gelap.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu.
  • Kuku besar, runcing, melengkung, berwarna abu-abu bergaris hitam di tengahnya.
  • Taji kecil, pendek dan runcing sekali, warna hitam kusam.

b. Betina:

  • Bobot betina Ayam Pheasant rata-rata 2,5 kg.
  • Bentuk kepala membulat.
  • Mata berwarna kuning.
  • Paruh pendek, besar, warnanya abu-abu dan berujung kuning pucat.
  • Bulu pada wajah dan dagu berwarna putih.
  • Bulu kepala kuning pucat berbintik-bintik coklat.
  • Bulu dada dan badan sebelah bawah berwarna putih kecoklat-coklatan.
  • Bulu punggung, pinggang dan sayap berwarna putih kecoklat-coklatan dengan setiap ujung bulu berkontur merata warna coklat.
  • Sayap pendek, kaku, menempel ketat pada badan.
  • Ekor panjang dan lurus hingga terseret di tanah, bertangkai bulu kaku dan keras, daun bulu di bagian pangkal berwarna kuning pucat, mulai pertengahan hingga ke ujung bulu berwarna coklat bergaris-garis hitam arah melintang.
  • Kaki kecil, pendek, bulat, bersisik kecil-kecil teratur rapat, warna abu-abu.
  • Jari-jari kaki besar dan panjang, warna abu-abu gelap.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu pucat.
  • Kuku besar, runcing, melengkung, warna putih tulang.
  • Bertelur paling banyak hanya 12 butir per periode.

c. Telur:

  • Bentuk telur Ayam Pheasant oval, berukuran besar, warna coklat muda.
  • Setelah dierami induknya selama 21 hari, akan menetas dengan bulu
  • kapas warna kuning belang coklat.

Kunjungi juga Ciri-ciri dan Jenis Ayam Kate (Ayam Katai)

Posted in Peternakan | Leave a comment

ayam kate sutera

1. Ayam Katai Sutera
Pada mulanya dikembangbiakan oleh para petemak di Inggris untuk iayani konsumen penggemar ayam hias di Eropa.

a. Pejantan:

  • Bobot rata-rata hanya 800 gram.
  • Bentuk kepalanya oval membulat ke atas dan ditumbuhi bulu halus yang sangat lebat.
  • Paruhnya kecil, pendek dan lebar, berwarna kuning jerami.
  • Matanya berwarna merah, melotot, tersembunyi di antara bulu-bulu kepala.
  • Jengger sumpel, berwarna merah segar, berukuran kecil.
  • Pial sepasang, kecil, berwarna putih belang ungu.
  • Seluruh bulu berwarna putih bersih, kecil-kecil dan lembut bagai sutera.
  • Bulu ekor mencuat ke atas dan bentuknya mengembang.
  • Ruas kakinya pendek, tertutup bulu-bulu halus yang sangat lebat.
  • Jari-jari kaki tidak kelihatan, berwarna abu-abu kehitam-hitaman.
  • Kuku-kukunya kecil, melengkung, berwarna putih tulang.
  • Telapak kakinya halus, berwarna putih keabu-abuan.
  • Tajinya kecil, pendek, berwarna putih tanduk.
  • Suara kokoknya agak besar dan pendek.
  • Day a seksualnya termasuk rendah.

b. Betina:

  • Jengger sumpel, berwarna merah segar, berukuran kecil.
  • Pial sepasang, kecil, menggantung di bawah rahang, berwarna merah segar.
  • Cuping telinga kecil, berwarna merah kecoklat-coklatan.
  • Mata kelihatan melotot, berwarna merah. Paruh berwarna kuning jerami, kecil, pendek, lebar.
  • Berat kira-kira hanya 650 gram.
  • Bentuk kepala oval, membulat ke atas, penuh bulu halus.
  • Seluruh bulu berwarna putih bersih, kecil dan lembut.
  • Bulu ekor mengembang, mencuat ke atas.
  • Ruas kaki sangat pendek, penuh ditumbuhi bulu halus.
  • Jari-jari kaki beruas-ruas pendek, warnanya abu-abu kehitam-hitam¬an tertutup oleh bulu kecil-kecil lembut dan lebat.
  • Telapak kakinya halus, berwarna abu-abu muda.
  • Kuku-kukunya kecil, runcing dan agak melengkung, berwarna putih tulang.
  • Mampu bertelur sampai 14 butir per periode, namum kebanyakan tak terbuahi dengan sempurna, sehingga yang menetas hanya separuhnya saja.

c. Telur:

  • Berbentuk oval memanjang, warnanya putih jernih.
  • Setelah dierami selama 21 hari akan menetas, berbulu kapas warna putih kekuning-kuningan.
  • Anakan sangat peka terhadap perubahan cuaca yang mendadak

2. Katai Cemani
a. Pejantan:

  • Berat kira-kira hanya 650 gram.
  • Kepala berbentuk oval membulat.
  • Jengger bilah, berukuran kecil, berwarna hitam kusam bergerigi 5 buah kecil-kecil.
  • Pial sepasang, menggantung di bawah rahang, warnanya hitam kusam.
  • Cuping telinga berwarna hitam kusam berbintik-bintik merah.
  • Paruh kecil, pendek, berwarna hitam kusam dengan ujung abu-abu mengkilap.
  • Mata agak melotot, berwarna hitam berbinar-binar.
  • Lidah, langit-langit dan tenggorokannya berwarna hitam keabu-abuan.
  • Kulitnya berjaringan halus dan dagingnya berwarna hitam.
  • Kloakanya berwarna hitam pekat agak basah.
  • Tulangnya hitam mengkilap.
  • Darahnya pun berwarna merah kehitam-hitaman.
  • Ruas kaki dan jari-jari kaki pendek, dengan sisik-sisik kecil teratur rapat, berwarna hitam mengkilap.
  • Kuku kecil, panjang ujung melengkung berwarna hitam mengkilap.
  • Telapak kaki berjaringan halus, berwarna abu-abu kehitam-hitaman.
  • Tajinya kecil, panjang berwarna hitam kusam.
  • Kokoknya keras dan meninggi di ujung suara.
  • Daya seksualnya termasuk tinggi.

b. Betina:

  • Paling berat hanya 525 gram.
  • Bulu di bagian kepala mengembang, demikian pun bulu di bagian badan sebelah bawah.
  • Seluruh bulu berwarna hitam kusam.
  • Bulu sayap pendek, menempel ketat pada badan.
  • Bulu ekor mengembang.
  • Ciri-ciri lain sama dengan pejantan, hanya saja bentuknya lebih kecil dan lebih pendek.
  • Bertelur paling banyak 10 butir per periode, dengan kemungkinan menetas kira-kira 60%.
  • Induknya rajin mengeram dan sangat sayang terhadap anak-anaknya.

c. Telur:

  • Berukuran kecil, bentuknya oval memanjang, berwarna putih opaque.
  • Setelah 21 hari dierami induknya, akan menetas dengan bulu kapas berwarna abu-abu berbelang-belang hitam.

3. Ayam Katai Nanking
a. Pejantan:

  • Bobot rata-rata 1 kg.
  • Kepala berukuran sedang, bentuknya membulat.
  • Jengger mawar, berwarna merah.
  • Mata berwarna merah.
  • Paruh kecil dan pendek, melengkung pada ujungnya, berwarna kuning jerami.
  • Pial sepasang, besar, menggantung di kedua rahangnya berwarna merah. 9 Cuping teling besar, warnanya merah.
  • Bulu hias pada leher kecil, runcing, lebat, berwarna kuning ke-emasan.
  • Bulu hias pada punggung berwarna kuning keemasan dan setiap ujungnya berwarna putih.
  • Bulu hias pada pinggang besar-besar, panjang, warnanya kuning keemasan bergaris-garis merah darah dan setiap ujung bulu berwarna putih.
  • Bulu dada, badan sebelah bawah dan paha berwarna putih belang-belang coklat.
  • Sayap menggantung, warna abu-abu kecoklat-coklatan, pada pangkal sayap bulu penutupnya berwarna kuning bergaris-garis coklat dan ujung sayap warnanya putih.
  • Bulu ekor besar-besar, mengembang keatas, warnanya hitam meng-kilap dan setiap ujung bulu berwarna putih.
  • Yang istimewa adalah kaki dan jari-jari kakinya tertutup oleh bulu lembut seperti pada paha, bahkan pada daerah tumit bulunya tumbuh kaku dan berdaun lebar, berwarna putih berbintik-bintik coklat dan abu-abu seperti di pangkal sayap hingga jari-jari kaki tidak nampak dan untuk berjalan pun kelihatan sulit.
  • Telapak kaki berjaringan halus berwarna abu-abu pucat.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung dan runcing, warnanya putih tulang.
  • Taji kecil, panjang, melengkung kedalam dan berujung tumpul, ber-warna putih tanduk.
  • Suara kokoknya tidak keras dan berinterval panjang.

b. Betina:

  • Bobot rata-rata 0,8 kg.
  • Kepala berukuran sedang, bentuknya bulat.
  • Paruh kecil, pendek, agak melengkung, warnanya kuning jerami.
  • Mata kuning kemerah-merahan.
  • Jengger mawar, kecil, berwarna merah pucat.
  • Pial sepasang, kecil, warnanya merah.
  • Cuping telinga kecil, warna putih berbintik-bintik merah.
  • Seluruh bulu berwarna satu macam, yakni hitam, hitam belang-belang putih, coklat belang-belang putih atau putih belang-belang hitam.
  • Sayap menggantung.
  • Bulu ekor menyempit pada ujugnya.
  • Kaki ditumbuhi bulu seperti di paha.
  • Jari-jari kaki tertutup bulu kecil-kecil dan lembut.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu pucat.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung dan runcing, warna putih tulang.
  • Bertelur paling banyak hanya 8 butir perperiode.

c. Telur:

  • Berukuran kecil, bentuknya oval, warna putih.
  • Setelah 21 hari dierami induknya, akan menetas dengan bulu kapas warna kuning pucat belang-belang coklat.

4. Ayam Katai Cochin
a. Pejantan:

  • Berat rata-rata 1,2 kg.
  • Kepala berbentuk oval, berukuran sedang.
  • Mata berwarna kuning.
  • Paruh kecil dan pendek, warna kuning jerami.
  • Keistimewaannya terletak pada jengger yang berwarna merah segar, berbentuk mawar sangat besar, menutup paruhnya hingga kepala sulit untuk tengadah (kalau dalam wayang kulit dinamakan buto terong).
  • Pial sepasang, besar, menggantung di bawah rahang, warna merah.
  • Cuping telinga besar berwarna putih berbintik-bintik kuning cerah.
  • Bulu hias pada leher kecil-kecil, panjang hingga menutup punggung dan pangkal sayap, warna putih bersih.
  • Bulu hias pada pinggang besar-besar, panjang, menjurai hingga ke-lututnya, berwarna putih bergaris-garis coklat kehitaman-hitaman.
  • Bulu dada dan badan sebelah bawah berwarna hitam.
  • Sayap menggantung, warnanya hitam mengkilap.
  • Bulu ekor pokok melengkung keatas dengan warna hitam mengkilap.
  • Kaki besar, pendek dengan sisik besar, berwarna kuning jerami.
  • Jari-jari kaki pendek, kokoh untuk mencengkeram dahan, warna kuning jerami.
  • Kuku kecil, panjang dan runcing, warna putih tulang.
  • Telapak kaki berwarna kuning pucat.
  • Taji kecil, pendek dan lurus, warnanya putih tanduk.
  • Jarang sekali berkokok dan suaranya tidak keras.

b. Betina:

  • Berat rata-rata hanya 0,8 kg.
  • Bentuk kepala bulat, berukuran sedang.
  • Mata berwarna kuning.
  • Paruh kecil dan pendek, warna kuning jerami.
  • Jengger sumpel, kecil, berwarna merah kekuning-kuningan.
  • Pial sepasang, kecil, warna merah segar.
  • Cuping telinga kecil warna kuning berbintik-bintik putih.
  • Seluruh bulu berwarna coklat berbintik-bintik kuning, kuning tem-baga bergaris-garis coklat tua atau putih.
  • Sayap menggantung.
  • Bulu ekor menyempit pada ujungnya.
  • Kaki kecil, pendek, bersisik besar teratur, warna kuning jerami.
  • Jari-jari kaki pendek, bersisik warna kuning jerami.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna kuning pucat.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung ujungnya, runcing, warna putih.
  • Bertelur rata-rata 10 butir perperiode.
  • Daya eramnya baik dan sangat sayang pada anak-anaknya.

c. Telur:

  • Bentuknya oval, berukuran kecil, warna putih opaque.
  • Setelah dierami induknya selama 21 hari, akan menetas dengan bulu
  • kapas warna kuning pucat belang-belang coklat.

5. Ayam Katai Kapas India
a. Pejantan:

  • Bobot rata-rata 1.4 kg.
  • Kepala berukuran besar, bentuknya bulat.
  • Mata berwarna hitam.
  • Jengger mawar, besar, berwarna merah darah.
  • Pial sepasang, besar, menggantung di bawah rahang, berwarna me¬rah darah.
  • Cuping telinga besar, warnanya merah darah juga.
  • Paruh besar, pendek, warna putih tulang.
  • Bulu seluruhnya berwarna putih bersih, hitam kusam, atau coklat tembaga, kecil-kecil dan lembut bagaikan kapas.
  • Bulu ekor pokok melengkung keatas dan pendek.
  • Sayap menggantung hingga menutupi paha.
  • Kaki dan jari-jari kaki berwarna abu-abu gelap tertutup oleh bulu kecil-kecil, lembut dan sangat lebat hingga menyapu tanah.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung ujungnya, runcing, berwarna putih tulang.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu pucat.
  • Taji besar, panjang, melengkung keatas dan sangat runcing, war-nanya putih tanduk.
  • Berkokok sangat keras dengan interval panjang.

b. Betina:

  • Berat rata-rata 0,8 kg.
  • Kepala berbentuk bulat. berukuran sedang.
  • Mata berwarna hitam.
  • Jengger sumpel, kecil, warna merah kehitam-hitaman.
  • Pial sepasang, kecil sekali, warna ungu tua.
  • Cuping telinga kecil, warna ungu kehitam-hitaman.
  • Paruh kecil, pendek, warna putih tanduk.
  • Seluruh bulu kecil-kecil lembut bagaikan kapas, berwarna putih bersih, kuning tembaga, atau hitam kusam.
  • Kaki dan jari-jari kaki berwarna abu-abu gelap dan tak kelihatan karena tertutup oleh bulu-bulu lebat hingga menyapu tanah.
  • Telapak kaki berjaringan halus, warna abu-abu pucat.
  • Kuku kecil, panjang, melengkung dan runcing, berwarna putih tanduk.
  • Bertelur paling banyak 12 butir perperiode.
  • Rajin mengeram dan sangat sayang pada anak-anaknya.

c. Telur:

  • Bentuk oval, berukuran sedang, warna putih opaque.
  • Dierami induk selama 21 hari, menetas dengan bulu kapas warna kuning pucat atau abu-abu pucat.

 

Posted in Peternakan | Leave a comment